Video berdurasi sekitar 1 menit 30 detik yang diunggah akun TikTok @patah.tapi.kuat pada Selasa (13/10/2026) memperlihatkan seorang pria meminta penjelasan kepada perawat mengenai penanganan Firman.
Dalam rekaman itu, perawat menjelaskan bahwa dirinya datang sekitar pukul 05.00 WIB untuk memberikan obat kepada pasien sesuai jadwal.
Ia menyebut pemberian obat dilakukan secara bertahap, dimulai dengan obat untuk mengatasi mual dan muntah, kemudian dilanjutkan dengan obat pereda nyeri.
Perdebatan muncul ketika pembicaraan mengarah pada kondisi pasien yang mengalami muntah-muntah dan infus yang disebut macet.
“Muntahnya diselesaikan dulu, Mas. Untuk infusnya saya matikan dulu, nanti saya ke sini lagi,” ujar perawat dalam rekaman tersebut.
Pria yang meminta klarifikasi kemudian mempertanyakan keputusan mematikan infus dan meninggalkan pasien dalam kondisi muntah.
“Mbak, dalam keadaan pasien muntah, Mbak matikan infus, Mbak tinggalkan!” ucap pria tersebut.
Akan tetapi, video itu tidak memperlihatkan keseluruhan proses penanganan pasien.
Rekaman tersebut juga belum menjelaskan secara lengkap kondisi medis Firman, alasan tindakan dilakukan, maupun respons petugas setelah kondisi pasien memburuk.
Karena itu, penilaian mengenai kesesuaian tindakan perawat dengan prosedur medis tidak dapat hanya didasarkan pada potongan video.

