NEWS DIMADURA, SUMENEP – Sebuah penemuan mengejutkan terjadi di Masjid Al-Kautsar, Desa Pamolokan, Sumenep, pada Senin (16/12/2024). Seorang bayi laki-laki ditemukan di emperan masjid oleh seorang jamaah, Aniatun (62th), yang hendak melaksanakan ibadah.
"Saat saya mau masuk masjid, tiba-tiba melihat ada bungkusan. Awalnya saya tidak tahu kalau itu bayi," ujar Aniatun.
Perasaan tidak enak membuatnya kembali mendekati bungkusan itu. Saat itulah ia sadar bahwa bungkusan tersebut ternyata seorang bayi yang baru lahir.
"Saya langsung ke marbot masjid dan teriak minta tolong. Waktu itu marbot sedang tidur siang," jelasnya.
Bayi itu ditemukan hanya dibungkus kain kaos, tanpa selimut atau perlengkapan lain. "Anehnya, bayi itu diam saja, tidak menangis sampai akhirnya dibawa ke Puskesmas Pamolokan," tambah Aniatun. [video width="1280" height="720" mp4="https://dimadura.id/assets/img/uploads/2024/12/VID-20241219-WA0007.mp4"][/video]
Marbot Masjid Langsung MelaporÂ
Jailani, marbot Masjid Al-Kautsar, segera melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT Pamolokan. Dari situ, laporan diteruskan ke Kepala Desa Pamolokan dan Polsek Kota Sumenep.
"Setelah mendengar laporan dari Bu Aniatun, saya langsung berkoordinasi dengan pihak terkait. Kami ingin memastikan bayi ini segera mendapatkan perawatan medis," ujar Jailani.
Sekadar diketahui, marbot masjid adalah seorang petugas masjid yang memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah. Mereka bertanggung jawab membersihkan area masjid, mengatur kegiatan ibadah, dan memastikan fasilitas masjid berfungsi dengan baik. Selain itu, marbot juga sering membantu jamaah, seperti menjadi muazin atau mendukung kegiatan dakwah.
Penanganan Medis Puskesmas Pamolokan
[video width="1280" height="720" mp4="https://dimadura.id/assets/img/uploads/2024/12/VID-20241219-WA0006.mp4"][/video]Bayi tersebut langsung dibawa ke Puskesmas Pamolokan untuk mendapatkan penanganan awal. Kepala Puskesmas Pamolokan, dr. Novia Sri Wahyuni, menjelaskan bahwa bayi itu ditemukan masih dengan ari-ari. "Ari-ari bayi tersebut kami potong di puskesmas sesuai prosedur," jelasnya.
Dr. Novia memastikan kondisi bayi dalam keadaan sehat. "Bayinya laki-laki, berat 3200 gram, semua kondisi fisik normal. Tidak ada kelainan atau masalah kesehatan yang ditemukan," ungkapnya.

