dimadura.id
Breaking News
KKN UIN Madura Dorong UMKM Pademawu Barat Naik Kelas Pendidikan Sumenep: Ironi 13.095 Anak Tidak Sekolah Menyaksikan Semarak Festival Kalender Event 2026 "Anak Tak Harus Selalu Jadi Juara" Kemenhub Audit Sistem Keselamatan Operator KMP Mutiara Sentosa II Mahasiswa Universitas Negeri Malang Gelar Program MENARA di Desa Dapenda

Tekan ENTER untuk mencari

Kabid Pembinaan SD Disdik Sumenep: Pastikan Sekolah Aman tanpa Kekerasan dan Pelecehan

R
Redaksi Rabu, 17 Juli 2024 | 10:54 WIB
Kabid Pembinaan SD Disdik Sumenep: Pastikan Sekolah Aman tanpa Kekerasan dan Pelecehan

Foto: Dokumentasi dimadura.id

Logo dimadura.idNEWS SUMENEP – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menekankan pentingnya penanganan isu kekerasan dan pelecehan di lingkungan sekolah. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Disdik Sumenep, Ardiansyah, Selasa (16/7). Ardiansyah menekankan bahwa isu kekerasan dan pelecehan harus ditangani dengan serius untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Ia juga menegaskan pentingnya menanamkan toleransi dalam pembentukan karakter siswa.

BACA JUGA:


"Kami hanya ingin mengingatkan bahwa siswa adalah amanah. Meskipun hanya 6-5 jam berada di sekolah, sebagian waktu itu sangat berharga untuk membentuk karakter anak," pesannya. Ardiansyah menaruh harapan besar kepada lingkungan sekolah, khususnya para guru, untuk menjadi suri teladan yang baik bagi siswa. Meskipun waktu bersama siswa terbatas, setiap jam yang dihabiskan di sekolah menurutnya sangatlah penting. "Ini adalah harapan seluruh masyarakat," tegas Kabid Ardiansyah.

BACA JUGA:


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa harapan ini tidak hanya ditujukan kepada guru, tetapi juga kepada seluruh kepala sekolah dan warga sekolah. "Harapan kami kepada seluruh kepala sekolah, guru, dan warga sekolah adalah untuk memberikan yang terbaik," pesan dia menambahkan. Dorongan ini ia harap juga menjadi motivasi bagi seluruh elemen sekolah untuk lebih memperhatikan isu-isu kekerasan dan pelecehan, serta mengedepankan toleransi dalam mendidik anak-anak. Semua elemen sekolah harus bekerja sama untuk memastikan lingkungan yang aman dan mendukung pembentukan karakter siswa. "Dengan demikian, sekolah dapat menjadi tempat yang aman dan kondusif bagi pembentukan karakter siswa yang berkualitas," simpulnya menutup keterangan.***
Editor: Admin
Iklan
Iklan