“Pertanyaannya, apakah TA itu sudah difungsikan sebagaimana mestinya? Kalau tidak atas rekomendasi TA, berarti keberadaan TA itu kan percuma,” tegasnya.

"Ini penting, untuk memperkuat harmoni sosial dan memperkaya kebanggaan daerah, bukan justru menjadi sumber konflik di ruang publik," pungkas Ilung.

Dikonfirmasi, namun hingga berita ini tayang, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, belum memberikan keterangan resmi terkait apa langkah kongkret Pemkab Sumenep dalam menyikapi hal ini.***