“Untuk kepastiannya masih menunggu. Yang jelas di tahun 2026, karena anggarannya nanti baru masuk ke kami,†jelas Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Sumenep, Slamet Supriyadi, sebagaimana dilansir kabarbaru.
Sementara itu, Camat Giligenting, Abd Said, meminta warga tetap bersabar. Ia menyebut proses pembangunan masih berada dalam tahapan administrasi di internal Dinas PUTR.
“Informasi yang kami terima dari Dinas PUTR masih proses. Cuma belum tahu jadwal pastinya. Tapi menurut saya tentu dalam waktu dekat. Tidak akan sampai dua bulan,†ungkapnya, Sabtu (10/1/2026).
Meski demikian, warga berharap pemerintah daerah segera memberikan kepastian tertulis beserta jadwal pembangunan yang jelas.
Jika tidak, pembangunan jembatan secara swadaya disebut menjadi opsi terakhir demi menjaga keselamatan dan keberlanjutan akses vital masyarakat Pulau Giligenting. ***

