Ucapan itu berarti, "Minta tolong aku padamu Nak Dullo, aku tidak punya rumah. Kasihanilah aku."
Melihat langsung kondisi tempat tinggal tersebut, Dullo mengaku tersentuh. "Kandhangnga etongka, mela para' robbowa. Ya Allah, kaula ngennes, ta' tega," katanya.
Kini, rumah layak huni untuk Ibu Suray mulai dibangun lewat gotong royong warga dan dukungan publik. Namun pengakuan Kepala Desa Jaddung soal RTLH yang tak pernah turun meninggalkan pertanyaan belum terjawab.
Hingga berita ini tayang, konfirmasi kepada pihak berwenang, dalam hal ini Kepala Disperkimhub Sumenep, Ach. Dzulkarnain, belum mendapat respons.
***

