dimadura.id
Breaking News
KKN UIN Madura Dorong UMKM Pademawu Barat Naik Kelas Pendidikan Sumenep: Ironi 13.095 Anak Tidak Sekolah Menyaksikan Semarak Festival Kalender Event 2026 "Anak Tak Harus Selalu Jadi Juara" Kemenhub Audit Sistem Keselamatan Operator KMP Mutiara Sentosa II Mahasiswa Universitas Negeri Malang Gelar Program MENARA di Desa Dapenda

Tekan ENTER untuk mencari

Mas Kiai Ali Fikri Terima Surat Tugas dari DPP PPP, Mampukah Jadi Penantang Fauzi-Imam?

R
Redaksi Sabtu, 10 Agustus 2024 | 21:53 WIB
Mas Kiai Ali Fikri Terima Surat Tugas dari DPP PPP, Mampukah Jadi Penantang Fauzi-Imam?

Foto: Dokumentasi dimadura.id

Logo dimadura.idNEWS SUMENEP — KH Muhammad Ali Fikri, yang juga dikenal sebagai Mas Kiai, baru saja menerima surat tugas (surtug) dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pengangkatan ini dilakukan di Kantor Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PPP Jawa Timur, Sabtu tanggal 10 Agustus 2024.

"Iya, saya sudah mengantongi surtug dari partai," katanya, sebagaimana keterangan yang diterima media ini, Sabtu (10/8).

Kabar ini memastikan bahwa Ketua DPC PPP Sumenep itu kini resmi menjadi satu-satunya penantang pasangan Fauzi-Imam di Pilkada Sumenep 2024.

Mas Kiai Ali Fikri, kiai muda dari Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-guluk itu kini berada dalam posisi strategis untuk merumuskan koalisi politik menjelang Pilkada.

Dengan perolehan kursi PPP yang hanya mencapai enam dari total kursi di legislatif, Mas Kiai harus melakukan diplomasi politik intensif untuk menjalin aliansi dengan partai-partai lain yang belum menentukan sikap.

"Insyaallah, saya sanggup menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan DPP kepada saya," ucap Mas Kiai dengan nada optimis.


BACA JUGA:


Tantangan besar tengah menanti Mas Kiai dalam upayanya. Partai Demokrat telah memutuskan dukungan kepada pasangan Achmad Fauzi Wongsojudo dan KH Imam Hasyim, menutup satu jalur koalisi potensial.

Saat ini, partai-partai yang belum memberikan dukungannya kepada pasangan Fauzi-Imam adalah Hanura, Gerindra, dan Nasdem.

Dengan syarat dukungan minimal sepuluh kursi dari partai untuk mencalonkan sebagai bupati, Mas Kiai harus bekerja keras untuk meraih dukungan dari partai-partai tersebut yang memiliki kursi strategis.

Upayanya dalam membentuk koalisi akan menjadi faktor penentu apakah Mas Kiai dapat menantang calon incumbent Fauzi-Imam secara efektif dalam kontestasi Pilkada mendatang.

Editor: Admin
1 2 Selanjutnya
Iklan
Iklan