Keluarga Masih Menunggu Penjelasan Rumah Sakit

Di satu sisi, keluarga Dani masih menunggu penjelasan mengenai rangkaian penanganan medis yang diterima korban sebelum meninggal dunia pada Selasa, 13 Oktober 2026.

Sebelumnya, perwakilan keluarga berinisial Y menyampaikan bahwa pihak BHC Sumenep telah mendatangi rumah duka di Desa Lenteng Timur, Kecamatan Lenteng, pada Jumat (16/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, pihak rumah sakit menyampaikan belasungkawa dan permintaan maaf serta membawa sejumlah kebutuhan pokok.

Namun, keluarga menyebut pihak rumah sakit belum dapat menjelaskan hasil investigasi internal karena pemeriksaan masih berlangsung.

“Mereka belum bisa menjawab. Kata mereka investigasinya belum selesai,” kata Y.

Sebelumnya, kepada media ini, Y juga mempertanyakan sejumlah kejadian selama Dani menjalani perawatan. Di antaranya, pemberian suntikan oleh perawat, kondisi infus yang disebut tersumbat, serta penghentian infus ketika pasien muntah.

Y turut menceritakan perubahan kondisi fisik Dani menjelang kematiannya. Namun, rangkaian keterangan tersebut belum cukup untuk menyimpulkan penyebab kematian ataupun memastikan adanya kesalahan dalam tindakan medis.

Penyebab kematian Dani hingga kini belum dijelaskan secara medis kepada publik. Belum ada hasil investigasi yang memastikan apakah terjadi kelalaian dalam penanganan pasien maupun perbedaan pelayanan akibat status kepesertaan BPJS Kesehatan.

Peran Dinkes P2KB Sumenep